Langsung ke konten utama

Postingan

Membaca Buku: PERGI

“Aku tahu kehidupan bapak rumit. Ambisinya. Kisah cintanya. Dia bukan orang yang sempurna, hidupnya dipenuhi kekecewaan. Aku tahu lebih banyak luka di hati bapakku dibanding di tubuhnya. Juga Mamakku, lebih banyak tangis di hati Mamakku di banding di matanya.” – hal. 54

Novel PERGI karya Tere Liye menceritakan tentang gejolak konflik antara delapan keluarga penguasa shadow economy di Asia Pasifik. Meski fiktif, realita kehidupan dalam jalan ceritanya sangat dekat dengan kenyataan kita sehari-hari. Saya yakin itu tidak lepas dari riset yang dilakukan oleh sang penulis, mengingat di dalamnya banyak sekali istilah-istilah Spanyol, Meksiko. juga menyajikan kebudayaan mereka yang jarang kita ketahui. Mengambil latar perkotaan Makau, Meksiko, Tokyo, Moskow,  Hong Kong, dan Sumatera. Buku ini mendeskripsikan bahwa di atas bumi yang kita pijak sekarang terdapat kelompok yang mengendalikan sistem ekonomi dunia. Mereka tidak dikenali masyarakat, tidak terdaftar oleh pemerintah, tidak terekspos m…
Postingan terbaru

MEMBACA BUKU: SAPIENS, RIWAYAT SINGKAT UMAT MANUSIA

Cara Menjadi Jomblo yang Baik dan Benar

Oleh: Muhammad Ersya Aulia Rahman (@ersyamuhammad).

Tutorial Color Grading Menggunakan Adobe Lightroom Mobile

Foto: Rio Ehza Hananda (@riohnnd) https://goo.gl/q2ueQ6

Penyunting: Adjha Video (@adjhavideo)

Lokasi: Car Free Day Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru.

—————

INSTAGRAM:
Aan: https://goo.gl/3mZH26
David: https://goo.gl/XDI1fX
Jifa: https://goo.gl/XDI1fX
Hoky: https://goo.gl/kIBRSg
Akmal: https://goo.gl/xqksPB

Adjha Video Instagram Official Acount: https://goo.gl/7Hp46e

----------

Terma kasih sudah menonton video ini. klik LIKE jika suka videonya dan SHARE ke media sosial kalian supaya bisa bermanfaat juga untuk teman-teman yang lain. Klik SUBSCRIBE kalau mau mendapatkan update setiap kami meng-upload video terbaru di YouTube. Saran dan komentar sangat kami harapkan untuk terus memperbaiki perkembangan channel kami, gak usah malu-malu langsung aja tulis di kolom KOMENTAR di bawah ya.

Instagram dipenuhi komentar negatif? Kita Penyebabnya!

Sadar tidak, bahwa di antara media sosial lainnya, Instagram seolah dipenuhi komentar-komentar negatif? Bahkan cenderung kasar dan membuat gemas. Padahal, ketika kita menilik kolom komentar YouTube atau kolom reply Twitter, warganet Indonesia tampaknya tidak sebarbar itu. Anehnya, di Instagram, entah di kolom komentar selebritas, akun gosip, politikus, atau apa pun, komentar-komentar negatiflah yang bertebaran. Ya kan?

Sebetulnya, di Instagram, manusia-manusianya tidak senegatif itu, kok. Buktinya, kawan-kawan baik-baik saja. Tapi, yang terlihat, seolah-olah warganet Indonesia barbar semua. Kenapa? Jadi, begini. Tiap media sosial memiliki algoritmenya masing-masing. Dengan begitu, cara seseorang menjadi top comment (komentar teratas) itu berbeda-beda. Di Instagram (dan Facebook sepertinya, karena Instagram adalah anak perusahaan Facebook, CMIIIW), cara menjadi top comment adalah: orang-orang harus beramai-ramai membalas komentar tersebut. Apalagi kalau sampai sang pembuat post turut me…

AMIR HAMZAH. SERI BUKU SAKU TEMPO: TOKOH SENI DALAM PUSARAN POLITIK

DIA konsisten mengamalkan amanat Kongres Pemuda II Oktober 1928 yang menahbiskan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Ketika Belanda berusaha mengubur bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan, dia tetap berjuang mempopulerkan bahasa itu di masyarakat.


Dialah Amir Hamzah, raja penyair Pujangga Baru. Bermacam puisi, prosa, dan sajak lantas dia anggit dalam bahasa Indonesia. Terhimpun dalam Nyanyi Sunyi dan Buah Rindu, kata-kata sajaknya berkesan kemas, ganas, tajam, dan pendek.


Meski turut memperjuangkan kebebasan negeri ini dari kolonialisme, dia dituduh pernah menjadi intel Belanda. Dia pun terjepit di antara  silsilah keturunan bangsawan dan gelombang keberpihakan kepada Indonesia. Ketika Republik belum genap berusia setahun, Amir Hamzah menjadi tumbal dalam Revolusi Langkat di Sumatera Timur pada 1946.


Kisah tentang Amir Hamzah adalah jilid pertama seri "Tokoh Seni dalam Pusaran Politik" yang diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo, Agustus 2017. Seria…

SEMUA ADA SAATNYA. SENI MENIKMATI HIDUP LEBIH SEIMBANG

Hidup itu tidak selamanya serius. Harus ada saat-saat senggang, walau hanya sebentar. Tujuannya agar hidup selalu bergairah, termotivasi dan tidak bosan memulai hari-hari panjang yang monoton. Itulah sebabnya, ayat-ayat dalam Al-Qur’an pun, tidak semuanya berisi perintah dan larangan semata, tetapi juga ada selingan cerita ringan untuk menjadi pelajaran. Bahkan surat Yusuf itu turun berawal dari permintaan sebagian sahabat yang merasa ‘lelah’ dengan beban-beban syariat. Lalu, Allah menurunkan cerita Yusuf secara panjang lebar.

Karena memang begitu. Tabiat manusia cenderung ingin santai. Agama pun tidak melarang seorang untuk menghadirkan suasana santai dalam aktivitas beratnya. Yang salah adalah ketika waktu serius dipakai bercanda dan waktu bercanda dipakai serius.

Buku “Semua Ada Saatnya” ini, mengajak para pembaca untuk lebih menikmati hidup dengan membaca kisah-kisah menarik dan santai yang sangat menginspirasi dan memberi semangat. Tentu, agar stamina spiritual iman Anda selalu …